Nov 19, 2011

Test suspensi Avanza

Test drive toyota avanza kali ini mencoba di Suspensi ANA 1,3 G dan 1,5 Veloz kedua suspensi ini sangat berbeda dari Avanza sebelumnya. Gejala ngayun atau bergetar saat melewati beberapa kali benjolan kecepatan rendah sampai kecepatan menengah yang minim.

Setelah ban belakang melalui gundukan, suspensi bisa mengurangi dengan efek tidak kembali ke atas dengan cepat. Bahkan boleh dibilang, suspensi sekarang lebih keras atau kaku (kaku atau kaku) dari yang lama.

Keluhan lain yang dapat diperbaiki di ANA sekarang membuka pintu belakang. Kembali kemudian, pengemudi harus menggunakan kunci untuk membuka itu, sekarang enggak perlu lagi. Karena menangani sendiri sudah tersedia.

Selain itu, kemungkinan hilang atau keluar dari topi bensin sambil mengisi bahan bakar mungkin diminimalis. Karena tutup klem tali dilengkapi bensinya. Cukup berguna untuk pengendara wanita!

Satu lagi yang digadangkan Toyota adalah fitur dari EPS (Electronic Power Steering). Dibandingkan dengan Avanza lama, cukup menarik karena sistem kemudi tidak lagi didorong oleh pompa kecepatan mesin dengan overload.
 
Seperti karakter sebagian besar mobil yang telah EPS, kemudi bahkan begitu berat pada kecepatan rendah. Hal ini juga terjadi di ANA, tidak terlalu ringan Avanza tua. Terutama ketika memutar roda pada kecepatan rendah seperti ketika mencoba untuk taman.

Namun, pada kecepatan dari 30 km / jam, roda kemudi mulai merasa sedikit lebih ringan. Maaf, karena tes lahan terbatas, sehingga tidak bisa nyobain kecepatan lebih dari itu.

No comments:

Post a Comment